Karena
pemerintah punya banyak uang untuk membesarkan BUMN sendiri tanpa campur tangan
modal asing. Komisi VI DPR akan menolak semua rencana pemerintah tentang IPO
teruntuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Kami sudah
sepakat untuk menolak rencana IPO, apapun bentuknya dan dengan alasan apa pun
juga,” terang anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, Edi Prabowo, Jakarta,
Senin (14/3).
Menurutnya,
salah satu cara yang paling baik adalah menjual saham BUMN dengan cara
startegic investmen. “Kalau harus dijual harus melalui strategic investmen.
Semisal Jamsostek beli saham Garuda, sesama BUMN yang membeli saham sehingga
keuntungannya di dapat oleh BUMN dalam negeri sendiri. Itu disinergikan, untungnya
tidak lari keluar negeri,” pungkasnya.
Related Jobs:
- Penjukan PT Mandiri
Sekuritas Sebagai Konsultan BUMN
- BUMN Baru Kementrian
BUMN Menyiapkan BUMN Pangan
- Bupati Karanganyar
Selidiki 7 pegawai negeri sipil (PNS) Tolak Hormat Bendera
- Geodipa Energi
Menjadi BUMN Akhir Tahun 2011
- Menteri BUMN Kaji
Proses Peleburan 4 BUMN Asuransi

